Little things on my mind part 2
Pada tanggal 1 januari 2015 media social Path Twitter maupun
instagram saya melihat tentang berita yang membuat saya tertarik oleh karna itu
saya membuat resume nya berita tersebut adalah tentang daerah daerah yang
mengubah perayaan malam tahun barunya karna kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501.
Tak seperti tahun
tahun sebelumnya duka di penghujung tahun 2014 menyusul jatuhnya pesawat Air
Asia QZ8501, membuat suasana pergantian malam tahun baru di sejumlah daerah
berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan, pesta pesta kembang api
dibatalkan dan digantikan dengan acara doa bersama sebagai bentuk solidaritas
bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan
Di Surabaya yang menjadi pusat identifikasi para korban
penmpang AirAsia QZ8501 perayaan pergantian Tahun rabu malam 31-12-2014 digelar
dengan penuh keprihatinan, walikota Surabaya mengajak seluruh warganya
menggelar doa untuk para korban AirAsia QZ8501 di taman bungkul, seluruh warga
pun tampak hikmat memanjatkan doa sambil membawa lilin, doa bersama ini juga
dihadiri alah satu pemain sepak bola nasional Andik Firmansyah.Meski di
beberapa titik pesta kembang ap tetap diadakan namun kemeriahan perayaan
pergantian tahun baru tidak begitu banyak kerumunan sebagai salah satu bentuk
penghormatan keluarga korban yang masih berduka
Keprihatinan serupa juga mewarnai perayaan pergantian malam
tahun baru di sumatera utara, acara perayaan tahun baru yang biasa semarak
dengan hura hura dan pesta kembang ap diubah menjadi acara dzikir akbar dan doa
bersama untuk para korban dan keluarga korban, di Kupang NTT pesta kembang api
yang menandai pergantian tahun dibatalkan. warga Kupang menggelar doa khusus
untuk para korban, 7 orang diantara 155 penumpang yang menjadi korban adalah
warga NTT yang akan berlibur ke singapura. Warga berharap seluruh korban dapat
ditemukan dan diserahkan ke keluarganya masingmasimg
Sumber: Twitter, Google and News
Komentar
Posting Komentar