TUGAS EKONOMI KOPERASI CREDIT UNION
CREDIT
UNION
Kata Credit Union berasal dari bahasa latin, Credere yang berarti percaya dan Union yang berarti kumpulan/kesatuan (mengikat diri dalam suatu kesatuan).Jadi CU (Credit Union) adalah badan usaha yang dimiliki oleh sekumpulan orang yang saling percaya dalam ikatan pemersatu, yang bersepakat untuk menabungkan uang mereka sehingga menciptakan modal bersama guna dipinjamkan di antara sesama mereka dengan bunga yang layak untuk tujuan produktif dan kesejahteraan.
Credit Union kini tidak hanya berfungsi sebuah lembaga yang hanya mengelola keuangan, Credit Union juga merupakan sebuah gerakan yang didasari oleh sikap saling percaya. Tujuannya adalah untuk saling memberdayakan, memperkuat solidaritas, dan memperkokoh kesejahteraan masyarakat . dimana pelakunya adalah anggota itu sendiri. dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Pemberdayaan di segala aspek kehidupan anggota, mulai dari aspek ekonomi, moral-sosial, politik, dan hukum.ini memperjelas bahwa CU bukan hanya sebagai sebuah lembaga yang hanya mengelola keuangan saja.
Credit
Union lahir dari pendidikan, berkembang melalui pendidikan dan bergantung dari
penddikan, oleh karena itu setiap calon anggota(masyarakat) yang akan bergabung
dengan CU wajib untuk mengikuti pendidikan. Tujuan utama pendidikan adalah
untuk mengenal dan memperdalam seluk beluk Credit Union, penyamaan visi misi
sebagai anggota Credit Union, perubahan-perubahan aspek mental, emosional,
perubahan prinsip dan paradigma hidup.
Siapa
saja yang tergabung dalam Credit Union
CU merupakan kumpulan orang-orang dari
latar belakang berbeda. Ada pedagang, petani, pegawai, pengusaha, buruh dan
sebagainya yang mau bekerja sama. orang-orang tersebut mengumpulkan uang untuk
modal bersama dan di pinjamkan kepada sesama pula.
Prinsip
Utama Membangun CreditUnion
1. Tabungan Hanya Dapat di peroleh Dari
anggotanya(Swadaya).
2. Pinjaman hanya diberikan kepada
anggotanya saja.
3. Jaminan terbaik sipeminjam adalah
watak sipeminjam itu sendiri.
CREDIT UNION SUKSES DI KALIMANTAN
Masuknya
Credit Union ke Kalimantan pada tahun 1975 diawali dengan adanya kursus
dasar Kopdit di Nyarumkop dan Sanggau, kursus ini diselenggarakan oleh BK3I.
Hasilnya adalah berdirinya CU Lantang Tipo di Bodok, CU di Batang Tarang dan di
Kuala Dua. pada tahun 1985 diadakan kursur dasar karena CU yang sudah ada
berkembang sangat lambat. Hasil dari kursus kali ini adalah berdirinya CU
Khatulistiwa Bhakti (KB) Pontianak. Secara perlahan CU berkembang , dan
munculah CU lainnya seperti, CU Pancur . Kasih. Dibawah naungan BK3D Kalimantan
semakin berkembang pesat, dan BK3D telah menaungi sekitar 40 CU.
Di
kalimantan bahkan pamor CU lebih tenar dibandingkan bank, karena bank
kadang-kadang terlihat sepi karena warganya lebih memilih menggunakan jasa CU.
Beberapa faktor utama yang mendorong masyaratkan lebih tertarik menggunakan
jasa CU, karena syarat yang diberikan CU tidak susah dibandingkan jika bank
yang memberikan syarat, CU hanya berdasar kepercayaan satu sama lainnya. Tidak
perlu menaruh jaminan ketika akan melakukan peminjaman. Inilah salah satu
alasan yang mendorong begitu suksesnya CU di kalimantan, mereka yang
membutuhkan modal untuk membuka usaha atau keperluan lainnya akan mudah dalam
memperolehnya dari CU. Setiap anggota berhak atas pelayanan yang disediakan.
Ini yang membedakan CU dengan lembaga keuangan lainnya.
Modal
CU berasal dari anggotanya dan dikelola untuk kepentingan anggotanya sendiri.
bahkan untuk mempermudah dalam menjangkau masyarakat, ada yang namanya CU
keliling, jadi petugas CU masuk ke pemukiman warga untuk mengumpulkan modal.
Inilah yang menjadi daya tarik CU yang berada di Kalimantan, sehingga akan
mudah menyaring anggotanya, tanpa harus anggotanya sendiri yang mendatangi CU,
tetapi sudah ada petugas CU yang akan mendatangi mereka.
Alasan
lain yang membuat CU sukses di Kalimantan menurut Munaldus “keberpihakan CU
kepada masyarakat ekonomi lemah tidak diragukan lagi. “Di Kalimantan, khusus
Kalbar, CU telah terbukti mengangkat harkat, martabat dan perekonomian para
anggotanya.
CU bukan hanya
sebagai lembaga keuangan yang menata modal ekonomi rakyat tapi juga dapat
mengatur tata kuasa sumber daya alam dan tata produksi. ” CU dapat mendidik
orang dalam merencanakan masa depan. Dengan masuk CU, orang bisa belajar
menanbung, pandai mengelola ekonomi rumah tangga dan bisa menyekolahkan anak”
menurut hemat Mgr. Hieronimus Bumbun OFM. Cap.
SUMBER :
Komentar
Posting Komentar